jenuh??

Fenomena ini sedang marak melanda para aktivis, mau itu aktivis kampus, aktivis mesjid, dan aktivis-aktivis lainnya…atau mungkin para aktivis dakwah?!! Ya, fenomena itu apalagi kalau bukan cinta lokasi.

Merebak bak jamur di musim penghujan dan membuat tanda tanya besar,

KENAPA BISA???

“Coy, jangan membesar-besarkan hal sepele kyak gitu, wajar aje kan kalo cowok naksir cewek, ato sebaliknya?”

‘Bro, sekarang bukan jamannya jaim-jaiman, apa itu namanya? Jaga izzah lah!! Jaga kehormatan lah!! Untuk sekarang ga penting… kalo lu suka, tembak aja, keduluan ma yag lain tau rasa lu..”

Hmm, mungkin kit pernah mendengar seseorang berkata seperti itu? Atau justru kita pernah mengatakannya? Na’udzubillah, tsumma na’udzubillah.

Maka tak heran ketika dalam menjalankan amanah itu,kita merasakan kejenuhan.

Jenuh?

Bagaimana kita akan merasa tentram, sementara kita masih melakukan kebohongan?

Bagaimana kita akan merasa bebas, sementara kita masih sembunyi-sembunyi melakukan dosa?

Bagaimana kita mengaku hamba-Nya, sementara maksiat kita lakukan di hadapan-Nya?

Bukan jenis kebohongannya, bukan besar dosa atau maksiatnya, tapi Tuhan siapa yang telah kita khianati??

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s