Pantang Cela Demam

Sakit adalah ujian. Namun kadang orang nggak sabar dengan ujian tersebut, bahkan berkeluh kesah atau mencela penyakit yang dia derita. Tentunya, semua yang dialami seorang mukmin adalah baik baginya. Sakit yang jika dihadapi sesuai dengan tuntunan Rasulullah akan berbuah pahala dan dihapus dosanya.

Seorang sahabat Rasulullah SAW, Jabir bi Abdullah RA berkata,

“Rasulullah SAW menemui Ummu Saib atau Ummu Musayyab, lalu beliau bersabda, “Kenapa engkau, wahai  Ummu Saib?”, atau  “Wahai Ummu Musayyab, gemetar?”. Dia menjawab, “Demam, semoga Allah tidak memberkahinya.”

Maka beliau bersabda, “Janganlah engkau mencela demam, sesungguhnya demam itu akan menghilangkan dosa-dosa anak Adam, sebagaimana tungku api pandai besi membersihkan kotoran besi.”

(HR.Muslim, no. 2575)

#sumber: Majalah El-Fata, edisi 03, volume 12, tahun 2012

Hmm, jadi ingat lirik lagunya Haris Isa yang judulnya Vonis..🙂

Semoga sakitku ini,luruhkan dosa lalu ku

Dan ketika masaku habis di dunia
Ku ingin tinggalkan satu kenangan terindah
Meski lewat nada yang cuma ku bisa
Kan ku persembahkan yang terbaik untuk semua

Semangati langkahku mengembara waktu
Mengabdi pada-Mu
Agar hidupku yang satu kali ini
Menjadi hidup yang berarti, Ya Rabbi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s