Cintakah aku?

Bismillahirrahmaanirrahiim…

Ada sebuah pertanyaan yang dilontarkan seorang adik kecil yang manis (^_^), “Mbak, kalau menghafal al-Qur’an biasanya diwaktu pagi hari atau malam hari?”.

Ku jawab, “Di malam hari sih seringnya. Kenapa gitu, dek?”.

Adik lugu itu menjawab,”Oh, gitu…berarti ketika mbak udah selesai menyelesaikan semua pekerjaan ya??”.

Aku: “hmm, iya…^^” (ku jawab dgn santai dan watados).

Adik lucu: ” Mbak cinta gak sama Allah?”

Aku: “Cinta.” (hmmm, blm sadar-sadar)

Adik lucu: “Berarti mbak cinta juga dong sama al-Qur’an?”

Aku: “So, pasti…^^” (oalaah, masih belum sadar juga)

Adik lucu: “Trus kenapa mbak mulai baca dan menghafal al-Qur’annya ketika diwaktu sisa? Berarti cinta mbak sama Allah dan al-Qur’an juga penyisaan dong? Setahu ade, yang namanya cinta itu selalu jadiin yang dicintainya itu no.1. Ah, jangan-jangan mbak boongan nih cintanya sama Allah dan al-Qur’an…” (dengan wajah polos)

Aku: “Oalaah,,,astaghfirullahal ‘adziim…” (sambil malu gitu…)

Jadi teringat sesuatu…pertanyaan yang sering muncul di benak ana, ‘kenapa akhir-akhir ini ku jadi susah dan malas menghafal al-Qur’an. Ternyata, memang benar adik lucu itu, bahwa cinta dan sayangku sama al-Qur’an masih dipertanyakan, ‘apakah ku pantas menghafal ayat-Nya? Sedangkan ku sendiri masih memberikan waktu sisa untuk al-Qur’an… Apakah ku pantas mengahafal surat cinta-Nya?Sedangkan akhlak sendiri belum mencerminkan seorang penghafal al-Qur’an..  (T_T)

Ya, alhamdulillah. Allah mengingatkanku melalui adik lucu tersebut…^^

Masih ada kesempatan untuk memperbaikinya…^^

Nah, mungkin kita juga harus banyak-banyak istighfar dengan banyak kelalaian kita yang lainnya. Aku pun juga pasti masih banyak kelalaian lainnya yang tidak ku sadari.

Kadang sebuah hidayah atau pun pelajaran itu tidaklah harus kita dapatkan dalam ruangan berkotak seperti kelas atau ruang formal lainnya, dan tidak selalu kita dapatkan dari orang yg lebih tua, bisa jadi dari orang yang lebih muda dari kita- contohnya ade kecl lucu itu.. Ketika kita berikhtiar untuk memperbaiki diri, maka tidak ada sedetik pun waktu yang berlalu, melainkan semuanya mengandung hikmah yang bisa dipetik…dari siapa pun, kapan pun, da di mana pun…

Barakallah…^^

Ya Allah, jadikanlah disisa umurku, selalu ku lalui dengan mengingat-Mu, selalu berusaha tuk meraih cinta-Mu…

yang dapat mengambil pelajaran dari kisah umat-umat-Mu terdahulu…

hingga aku pun dapat menjadi salah satu

permata yang bercahaya di sisi-Mu…

5 thoughts on “Cintakah aku?

  1. Assalamua’laikum…
    salam kenal mba ai, saya tau blog ini dr blog nya mba yuli jannaini…

    pantas, baru menyadari susahnya hafalan karna memberikan waktu sisa -_-
    nuhun mba, sudah mengingatkan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s